Beranda BERITA TERKINI Klarifikasi Kunker Presiden Jokowi ke Sultra, Diskominfo : Masih Dalam Konteks Rencana...

Klarifikasi Kunker Presiden Jokowi ke Sultra, Diskominfo : Masih Dalam Konteks Rencana !

389
0
BACA BERITA

SULTRABERITA.ID, KENDARI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara (Sultra) meralat informasi terkat agenda kedatangan Presiden RI ke Sultra pada 22 Oktober mendatang. Dalam rilis resmi diterima Sultraberita.id, Sabtu 17 Oktober 2020, dijelaskan jika agenda kedatangan 01 RI itu baru dalam tahap perencanaan.

“Bahwa kunjungan kerja Bapak Presiden Joko Widodo masih dalam konteks rencana,” tulis Dinas Kominfo Sultra dalam klarifikasi rilis kedatangan Presiden Jokowi ke Sultra.

“Penyebutan tanggal rencana kedatangan dalam rilis tersebut masih merupakan jadwal yang sangat tentatif, dan sewaktu-waktu dapat berubah. Kepastian mengenai kedatangan Bapak Presiden Joko Widodo selanjutnya akan disampaikan langsung melalui konferensi pers oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tenggara,” mengutip isi klarifikasi.

Sebelumnya diberitakan jika  Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Tenggara pada tanggal 22 Oktober 2020 mendatang. Rencana kunker ini dirangkaikan dengan peresmian Jembatan Teluk Kendari dan pabrik gula di Kabupaten Bombana.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi mengungkapkan, pemerintah provinsi (pemprov) telah melakukan komunikasi dengan keprotokoleran istana terkait rencana kedatangan itu.

“Mendatangkan Bapak Presiden di masa pandemi ini merupakan suatu hal yang berat. Sehingga jika beliau benar-benar dapat berkunjung ke Sultra, ini merupakan keistimewaan dan kebanggaan tersendiri. Oleh karena itu, kita harus benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ujar Gubernur dalam rapat dengan unsur Forkopimda di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur, Jumat 16 Oktober 2020.

Menurut Gubernur, kedatangan presiden ke Sultra tentu mendatangkan banyak hal baik bagi daerah. Banyak hal-hal yang dapat dilaporkan secara langsung, baik itu tertulis maupun lisan.

Dijelaskan, pabrik gula yang ada di Bombana diproyeksi menjadi pabrik gula terbesar di Asia Tenggara. Nantinya, eksistensi pabrik gula ini dapat mengendalikan gejolak harga gula, sekaligus menjadi penyuplai kebutuhan gula nasional, terutama untuk kawasan timur Indonesia.

Sekretaris Daerah Sultra Nur Endang Abbas yang memoderatori jalannya rapat, juga mempersilakan jajaran TNI (Korem 143 Halu Oleo) dan Polda Sultra untuk menyampaikan persiapan-persiapan, terutama menyangkut pengamanan.

Sejauh ini, belum dapat dipastikan apakah Presiden akan berkunjung ke dua tempat (Jembatan Teluk Kendari dan pabrik gula di Bombana) sekaligus ataukah hanya salah satunya. Pihak Pemprov Sultra masih menunggu kepastian dari keprotokoleran Istana di Jakarta.

“Yang pasti, kita tetap mempersiapkan segalanya dengan baik. Kita bergotong royong, bahu membahu dengan semua elemen pemerintah yang ada, baik pemprov, Pemda Bombana, Pemkot Kendari, TNI, dan Polri,” tambah Gubernur.

Dia menyatakan, mendukung sepenuhnya apapun langkah-langkah yang ditempuh untuk mempersiapkan yang terbaik dalam menyambut kedatangan Presiden.

Baca Juga :  Pertahankan Kepsek Cabul, Dikbud Sultra Didemo Siswa dan Almuni SMAN 9 Kendari

“Andaipun kemudian batal, dikarenakan berbagai kendala, tidak menjadi masalah. Yang penting, kita telah bekerja maksimal mempersiapkannya,” katanya. Adm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here