Beranda ADVETORIAL Sambut Harhubnas, Tiga Infrastruktur Transportasi ‘Megah’ di Kendari, Wakatobi dan Busel Siap...

Sambut Harhubnas, Tiga Infrastruktur Transportasi ‘Megah’ di Kendari, Wakatobi dan Busel Siap Dilaunching

389
0
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara, Hado Hasina, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat XVII, Benny Yusuf Nurdin, dan Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Benyamin Apituley saat rapat persiapan gelaran Harhubnas 2020, Rabu 16 September 2020. Foto : SULTRABERITA.ID
BACA BERITA

SULTRABERITA.ID, KENDARI – Menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang digelar berbarengan dengan Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2020, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Dirjen Perhubungan Darat dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae akan melaunching pembangunan infrastruktur transportasi darat.

Tiga infrastruktur transportasi yang sekaligus akan diresmikan pada momen tersebut adalah Terminal Tipe A Puwatu, Pelabuhan Penyebrangan Siompu-Kadatua (Buton Selatan) dan Pelabuhan Pelabuhan Penyebrangan Tomia-Binongko (Wakatobi)

Progres pembangunan Pelabuhan Ferry Tomia. Foto : BPTD Sultra

Hal ini diungkap Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara, Hado Hasina, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat XVII, Benny Yusuf Nurdin dan Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Benyamin Apituley saat rapat persiapan gelaran Harhubnas 2020, Rabu 16 September 2020.

Baca Juga :  Alasan Ali Mazi Nobatkan Agista Sebagai Bunda Baca Sultra

Benny Yusuf menyebut launching tiga projek infrastruktur transportasi yang berada di Kabupaten Wakatobi, Kota Kendari dan Kabupaten Buton Selatan itu turut dihadiri Dirjen Perhubungan Darat dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Hado Hasina mengatakan pembangunan ketiga infrastruktur transportasi yang berada dalam cluster Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) digarap secara multiyears lewat pendanaan APBN.

Khusus Terminal Puwatu yang menelan anggaran Rp 58 miliar diproyeksi bakal menjadi terminal angkutan termegah di Sultra dengan luas kawasan sekitar 2,5 hektar.

“Jadi tidak ada lagi terminal bawah pohon. Angkot tidak sembarang menaikkan dan menurunkan penumpang. Akan ditertibkan, agar tidak ada kesemrawutan terminal. Sejak Indonesia merdeka, Sultra tidak punya terminal angkutan seperti ini. Kedepan naik turun penumpang semua di terminal, bukan di bawah pohon. Dengan begitu, kita bisa memastikan semua orang yang berangkat dalam kondisi sehat, aman dan nyaman,” papar mantan PJ Wali Kota Baubau

Baca Juga :  Kecewa Kualitas BSPS Rerata Buruk, Ridwan Bae : Warga Miskin Kok Disunat Lagi !

Berikut dua pelabuhan ferry menghubungkan Tomia-Binongko dan Siompu-Kadatua, ujar Hado Hasina dirancang sebagai pelabuhan ferry dengan fasilitas terbaik dan ternyaman di Sulawesi Tenggara.

“Progres pelabuhan fery Kaledupa insya allah akan selesai tahun ini. Ferrynya juga terbaik dibanding yang sudah ada di Sultra saat ini. Insya Allah selesai akhir tahun ini,” ucap Hado Hasina.

Desain Pelabuhan Penyerangan Tomia-Binongko. Foto : Dishub Sultra

Mantan PJ Sekda Butur itu mengatakan launching tiga infrastruktur transportasi itu merupakan kado spesial Dirjen Perhubungan Darat pada Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam rangka Peringatan Harhubnas 2020. Mulusnya pengucuran anggaran ketiga project tersebut di Sultra lanjutnya, tak lepas dari perjuangan Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang merupakan Politisi Golkar asal Sultra, Ridwan Bae.

Baca Juga :  Jadi Timses, Rusman Emba Minta Ali Mazi 'Pecat' Rahmat Apiti di BPD Sultra
Kepala BPTD XVIII Sultra, Benni Yusuf Nurdin. Foto : Sultraberita

Lebih jauh, mengenai kesiapan penyelenggaraan Harhubnas tahun 2020, Benny menyatakan event nasional ini diisi beberapa rangkaian kegiatan positif dengan mengedepankan prinsip protokol kesehatan yang ketat.

“Ada lomba sepeda Gowes PNKJ (Pekan Nasional Keselamatan Jalan), webinar keselamatan transportasi, ada anjangsana dan ziarah ke taman makam pahlawan dan kunjungan ke Terminal Puuwatu,” pungkasnya. Adm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here